Anton's Blog

Welcome and Enjoy :)

JAKARTA – Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-21 Sekolah Tinggi Teknik (STT) PLN (Perusahaan Listrik Negara) yang jatuh pada 1 April 2019, pihak STT PLN sendiri menyelenggarakan ELECTRICITY FORUM 2019 yang mengusung tema “Inovasi Teknologi Kelistrikan & Energi Kerakyatan untuk Kemandirian Energi Nasional”. Event ini sendiri berlangsung dari tanggal 27 April – 28 April 2019 bertempat di gedung STT PLN yang beralamatkan di Jalan Duri Cengkareng Raya No.40, Duri Kosambi, Cengkareng, Kota Jakarta Barat. Kegiatannya yang ada beragam. Kegiatan pertama yang ada adalah conference (seminar). Head of Public Relation STT-PLN, Andi Makkulau, menyatakan bahwa di dalam conference (seminar) yang diselenggarakan, pihak STT-PLN memperkenalkan riset unggulan yaitu TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat).  

Dengan kemampuan TOSS yang mampu mengolah sampah menjadi briket (batu bara muda), maka ke depannya diharapkan tidak lagi dilakukan tindakan untuk merusak alam yaitu dengan melakukan penggalian bumi untuk mendapatkan energi batu bara. Andi memberitahu bahwa pihak STT-PLN selaku institusi pendidikan sudah bekerjsama dengan pihak pemerintahan khususnya pemerintahan daerah (pemda) terkait penggunaan TOSS.

Tak hanya menjalin kerjasama dengan pihak pemerintahan daerah (pemda) saja, Andi menambahkan bahwa pihak STT-PLN sendiri juga sudah bekerjasama dengan sebuah perusahaan yaitu Indonesia Power yang merupakan anak perusahaan PT.PLN terkait TOSS. Briket yang dihasilkan dari TOSS dikonversi untuk menjadi sumber energi listrik di pembangkit perusahaan tersebut. Selain membahas tentang TOSS, dalam conference yang ada juga membahas masalah tentang dunia kelistrikan. Pembicara-pembicara yang hadir dalam conference itu antara lain Supriadi Legino (Ketua STT PLN), I Nyoman Suwirta (Bupati Klungkung, Bali), Illah Sailah (Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Dikti 3 DKI Jakarta), Rida Mulyana (Dirjen Ketenagalistrikan Kementrian ESDM (Energi dan Sumber Daya Manusia)) dan masih banyak pembicara lainnya.

Kegiatan kedua yang diselenggarakan adalah job fair dimana perusahaan-perusahaan yang bekerjsama dengan pihak STT-PLN membuka lowongan pekerjaan untuk para mahasiswa/i STT-PLN. Kegiatan ketiga yang diselenggarakan adalah workshop. Andi menyatakan bahwa di dalam kegiatan workshop ini akan diperkenalkan cara bagaimana sampah yang ada diolah menjadi briket. Kegiatan keempat yang diselenggarakan adalah pameran, yang terdiri dari standstand yang memamerkan beragam hal-hal yang berkaitan dengan dunia kelistrikan seperti smart charging station hybrid yang diperuntukan untuk mengisi daya mobil dengan tenaga listrik, lalu ada teknologi purwarupa berupa robot pendeteksi hambatan hasil pengembangan mahasiswa teknik elektro tingkat Sarjana STT PLN, teknologi mobil listrik yang merupakan mobil listrik generasi pertama dari para mahasiswa teknik mesin tingkat Sarjana STT PLN, dan masih banyak lagi yang dipamerkan. Dari segala rangkaian acara yang ada, mahasiswa-mahasiswi STT-PLN terlihat sangat antusias dalam menjalaninya. Salah seorang mahasiswa STT-PLN, Depto Sandhy (mahasiswa S1 Teknik Elektro), menyatakan bahwa dirinya sangat puas dengan acara yang terselenggara karena susunan acara yang rapi, narasumbernya yang capable dan paham mengenai dunia kelistrikan.

Reporter : Antonius Christian

Posted in

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started