Anton's Blog

Welcome and Enjoy :)

Pendidikan adalah hak yang dimiliki setiap orang, tak terkecuali teman-teman disabilitas. Teman-teman disabilitas juga memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan, untuk bisa mencapai cita-cita yang diinginkan. Namun, adakah program bantuan / beasiswa untuk memampukan mereka mendapat jenjang pendidikan yang lebih tinggi, yaitu perkuliahan?

Kasubdit Kesejahteraan Mahasiswa, bagian Direktorat Kemahasiswaan Universitas Indonesia, Rosmalita, menyatakan bahwa untuk saat ini, di UI sendiri ada program beasiswa untuk teman disabilitas saat ini seperti misalnya Beasiswa Difabel Tahun 2019 yang diberikan oleh Kemendikbud, yang dimana setiap tahunnya akan ada beasiswa seperti ini. “Bagi teman-teman disabilitas yang ingin mendaftar beasiswa itu, pendaftaran bisa dilakukan dengan mengakses sistem informasi beasiswa.ui.ac.id sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dengan mengupload berkas sesuai dengan yang disyaratkan oleh Kemendikbud, seperti NISN (Nomor Induk Siswa Nasional), serta melampirkan surat keterangan dari lembaga/profesi yang memiliki kompetensi dalam assessment mahasiswa berkebutuhan khusus,” ujar Rosmalita. Rosmalita juga menambahkan kalau teman-teman disabilitas tidak perlu takut untuk mendaftar kuliah di UI, karena UI sendiri tidak membeda-bedakan orang-orang yang ada. “UI tidak membedakan calon mahasiswa yang diterima berdasarkan finansial dan maupun kondisi disabilitas calon mahasiswa, yang membedakan hanya kemampuan akademik dan hasil seleksi masuk, jika lolos dan diterima UI akan berusaha untuk memberikan fasilitas pendidikan seperti bantuan beasiswa dan lain-lain,” tegas Rosmalita.

Aldri (Nama Samaran), salah satu teman disabilitas, yang saat ini berstatus pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) , menyatakan bahwa beasiswa yang ada untuk teman disabilitas sangat penting, karena hal itu tentu saja akan memberikan bantuan dalam hal ekonomi (pembayaran uang kuliah). Selain itu, Aldri menyatakan, bahwa beasiswa untuk teman-teman disabilitas dapat membuat dirinya dan teman disabilitas yang lain lebih memiliki semangat untuk berkuliah. “Buat saya dan teman-teman disabilitas, ya kalo dikasih beasiswa gitu ya, pasti apa ya …… ngerasanya itu kaya lebih semangat lagi lah kalo (nanti) kuliah, gitu ya.” Ia juga menambahkan, kalau beasiswa ini juga turut meningkatkan semangat teman-teman disabilitas yang mungkin merasa malu untuk berkuliah. Aldri kemudian mengutarakan, bahwa sosialisasi beasiswa untuk teman-teman disabilitas dirasa kurang. Dia menghimbau, bagi pihak-pihak yang memberikan pengumuman mengenai beasiswa, dapat memberitahukan dengan jelas, apakah beasiswa tersebut bisa diikuti oleh teman-teman disabilitas atau tidak. “Kadang, ada beberapa yang nggak tau kalau kalau beasiswa itu nggak cuma untuk yang orang-orang yang normal, tapi bisa buat juga yang disabilitas.” Karena, apabila beasiswa tersebut bisa diikuti oleh teman disabilitas, teman-teman disabilitas pun menjadi kaya informasi dan informasi yang ada sendiri dapat tersebar dengan lebih cepat, seperti misalnya, jika ada seorang teman dari teman disabilitas yang mengetahui informasi beasiswa yang lengkap untuk teman-teman disabilitas, mereka dapat langsung memberitahu dan bahkan membantu teman mereka untuk mendaftar. Aldri juga menambahkan, kalau sosialisasi itu sendiri diiringi dengan pemberian beasiswa secara khusus untuk teman-teman disabilitas, sehingga dirinya dan teman-teman disabilitas sendiri memiliki opsi beasiswa yang dapat dipilih seturut dengan apa yang mereka ingini. 

Julianty, masyarakat umum, mengutarakan bahwa ia memandang beasiswa untuk teman disabilitas merupakan hal yang sangat penting. “Sangat penting ya merasa saya. Jadi mereka tetap termotivasi dalam hidupnya untuk menjadi lebih baik. Jangan karena satu lain hal, karena keterbatasan mereka, mereka ingin menempuh jalan pendidikan yang lebih tinggi, menjadi kendala.” Dirinya juga menambahkan, bahwa sosialisasi beasiswa untuk disabilitas sangat kurang. Selain itu, dirinya juga mengutarakan sebaiknya pemerintah menyediakan lembaga khusus untuk menampung beasiswa disabilitas. “Sosialisasi untuk disabilitas saat ini menurut saya liat masih kurang yah. Lebih baik, pemerintah mendirikan suatu wadah dimana wadah itu untuk menyalurkan beasiswa untuk para disabilitas yang memenuhi kriteria.”

Posted in

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started