

Baru-baru ini, dunia handphone cukup digemparkan informasi dari brand realme – realme Indonesia , membawa kejutan dengan me-reveal dua project terbaru mereka: handphone dengan kapasitas baterai 15.000mah yang ketebalannya diclaim lebih tipis dari powerbank dengan kapasitas sama, serta hp yang bisa memiliki fitur pendingin seperti “AC”.

Untuk baterai 15.000mah, dengan klaim yang diinformasikan pihak Realme (https://www.instagram.com/p/DN2rh9WWspK/) dan juga gadget influencer (contoh seperti Gadgetin – https://www.instagram.com/p/DN2lCXzZqrW/), dan jika nantinya benar-benar jalan produknya maka akan benar-benar memberikan dampak berupa:
1. No Powerbank, No Problemo!
Selama ini orang biasa membawa powerbank dengan kapasitas besar untuk mendukung kinerja di lapangan, dari 10.000-20.000mah. Jika nantinya produk ini benar-benar diluncurkan dengan harga yang masuk di kantong masyarakat kelas bawah hingga menengah, mencakup pekerja lapangan mulai dari driver ojek online maupun sales lapangan, orang-orang bisa menjadikannya sebagai gadget utama maupun secondary karena memberikan topangan daya yang sangat menunjang aktivitas, baik sebagai single device maupun dijadikan fungsi powerbank, dan hal ini bukan tidak mungkin membuat pangsa pasar penjualan powerbank bisa merosot tajam.
2. Perlombaan mengembangkan kapasitas baterai
Dengan adanya pengemukaan atas pengembangan proyek yang dilakukan, bukan tidak mungkin setiap brand dari handphone yang ada akan terpancing untuk membuat hal serupa, bahkan lebih dari kapasitas yang sedang dalam proses pengembangan. Bahkan, mereka juga lebih akan terpacu untuk bisa menghasilkan baterai yang mungkin jauh lebih baik lagi. Juga, arah persaingan ke depannya, tidak akan berfokus pada performa saja, tapi penunjang baterai akan menjadi menu pelengkap yang membuat orang pada akhirnya akan berfokus pada 2 hal dari sebuah komponen handphone sebelum mereka membelinya.

3. Lifestyle Icon (Nggak punya, ah nggak keren)
Dengan mempunyai handphone kapasitas besar, orang-orang akan bisa bilang : “Gw punya nih, loe mana? Ah nggak keren nih, update dong sama keadaan”. Inilah bisa menjadi keadaan di tongkrongan-tongkrongan, terlebih saat ingin ‘mabar’ atau panjangnya main bareng.
4. Pengenalan brand Realme yang lebih luas lagi
Hal ini sangat membantu mereka bukan jadi brand yang hanya terkenal karena memiliki unsur “kembaran”, tapi juga menjadi pelopor yang bisa memasukkan baterai kapasitas besar ke dalam sebuah handphone dan tidak membuat HP tersebut menjadi tebal. Tentu ini akan mengepakan nama mereka lebih luas lagi, dan bukan tidak mungkin akan dijadikan trendsetter untuk pengembangan teknologi handphone.

Berpindah ke tipe project ‘Chill Fan Phone’. Tipe project ini juga tidak kalah menarik perhatian. Tipe HP ini memiliki fitur seperti AC yang dapat dinyalakan atau dimatikan. Berdasar apa yang ditampilkan, di HP ini bisa membuat udara sekitar menjadi dingin sekaligus bisa membuat sirkulasi udara panas menjadi terbuang jika dipakai untuk hal-hal / aktivitas berat. Hal ini tentu berpengaruh pada penggunaan kipas portable maupun cooler HP, karena kedua fitur tersebut sudah dijadikan satu dalam satu perangkat, yang tentunya akan sangat berdampak pada penjualan barang tersebut.

Namun, di tengah pengembangan yang dilakukan, apakah ada yang dapat menyaingi? Atau justru siapa brand yang dapat menggabungkan kekuatan yang ada menjadi kekuatan baru yang justru mematahkan gebrakan yang dimulai Realme?
Kita patut tunggu proses kompetisi teknologi yang sedang berjalan. Kalau menurut kamu, sekiranya apakah gebrakan ini dapat membuat brand Realme menjadi diunggulkan dalam waktu 5-10 tahun mendatang?

Salam,
Antonius




























